06 April 2009

Pertemuan Forwatan-Mentan

Pengurus Forwatan pada Senin 6 April 2009 bertemu Menteri Pertanian Anton Apriyantono di ruang kerjanya Gedung A Departemen Pertanian. Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut dari jajaran pengurus Forwatan hadir Ketua Ahmad Soim, Wakil Ketua Sumedi, Sekjen Sudarsono, Bendahara Yan Suhendar, Kabid Internal Yulianto dan Kabid Eksternal Tony Setiawan. Sementara itu Mentan di dampingi antara lain Juru Bicara Deptan Syukur Iwantoro, Kabiro Hukmas Suprahtomo, Kabag Humas Deptan Widi Harjono.

Ketua Forwatan mengungkapkan bahwa program kerja periode 2009-2011 dijalankan dengan moto “dari jurnalis untuk agribisnis”. Program-programnya di antaranya adalah berbagi informasi berita melalui email dan blogspot (http//www.forwatan.blogspot.com), diskusi terbatas, seminar, kunjungan lapang dan menyusun dan menerbitkan buku. Menanggapi hal itu Mentan Anton Apriyantono menyatakan sejumlah hal yakni pentingnya tujuan dan niat yang jelas bagi Forwatan sehingga programnya fokus, kita bisa saling mendukung. Ujung-ujungnya akan sama yakni kesejahteraan petani dan rakyat sehingga Negara Indonesia terangkat.

"Semua upaya akan mengerucut kesana, semua berkontribusi dengan punya cara masing-masing. Kami di pemerintahan tidak pernah protes pemberitaan sepanjang datanya benar. Kalau opini, boleh dan bisa berbeda pendapat setiap orang," ujar Anton.
Yang kedua, dalam rangka mensinergikan program Deptan akan memberikan dukungan, agar jurnalis paham betul terhadap realitas masyarakat.

Menurut menteri, wartawan seringkali terkungkung dengan pandangan yang "inward looking". Seakan-akan hanya Indonesia yang mempunyai masalah, padahal negara lain juga bermasalah. Oleh karena itu wartawan perlu diajak melihat pertanian luar negeri, setidaknya agar bisa membandingkan dan di mana sesungguhnya posisi Indonesia dibanding dengan negara lain.
Selain itu pihaknya sudah meminta agar para pejabat membuka informasi, karena sekarang eranya informasi yang terbuka.
"Kita akan dukung untuk membuat diskusi dikusi terbatas untuk menambah wawasan. Kita saling pro-aktif. Bisa wartawan yang aktif, bisa juga dari pemerintah," ujarnya.
Pada kesempatan itu menteri menegaskan perlunya mengembangkan jurnalisme investigasi, misalnya apakah program Deptan sudah berjalan? Wartawan yang terjun langsung melakukan investigasi dengan dukungan dana dari Deptan.
Sementara itu menyinggung ruangan wartawan, Anton menyatakan perlunya ditambah computer dan hotspot/WIFI.


Setelah bertemu Mentan, siangnya dilanjutkan pertemuan dengan Dirjen Perkebunan Achmad Mangga Barani di kantor Ditjen Perkebunan gedung C Deptan.

Kepada jajaran pengurus Forwatan, Dirjen Perkebunan mengucapkan selamat serta memberikan dukungan kerja sehingga ke depan terjadi sinergi yang positif untuk pembangunan pertanian, khususnya subsektor perkebunan di tanah air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar